Saturday, September 09, 2006

 

Ada Gerhana Bulan!

Jumat, dini hari, jam dua kurang tujuh menit.
Mencoba menjadi saksi peristiwa alam bersama belasan orang lainnya. Sudah hampir dua jam aku berkali-kali menatap bulan. Melihat bayangan hitam yang merambat perlahan menutupi wajah bulan yang purnama. Ya, aku melihat gerhana bulan!

Beruntung ada tikar yang tidak seberapa luas, setidaknya membuat leherku tidak kaku demi melihat fenomena yang dianggap penting itu. Badanku rebah, dengan kaki yang berulang kali bergerak ke kanan ke kiri untuk mengusir angin Lembang yang dingin. Tapi percuma. Kaki dan badanku tetap saja dingin.

Aku mungkin terlalu antusias. Sama seperti belasan orang temanku itu. Salah informasi tepatnya. Aku terlanjur mengira bahwa itu adalah gerhana bulan total. Ternyata, hanya 20 persen muka bulan yang tertutup. Waduh! Padahal udah pamer sama Law segala!

Tak apalah, setidaknya aku bisa melihat gerhana bulan dari di Observatorium Bosscha. Tempat yang sudah kesohor untuk meneliti benda-benda langit sejak zaman menir tahun 1923.

Sempat juga mengintip bulan di layar komputer yang sudah disambungkan dengan Teleskop Unitron. Dari lima teleskop yang ada, Unitron yang terkecil. Tapi, yang bikin aku bertambah takjub, teleskop itu didesain untuk mengikuti gerak bulan secara mekanik. Kulihat ada silinder yang terus berputar, padahal tidak ada mesin bersolar yang menggerakkannya. Jadi inget jam tangan mbah kakung yang tidak pakai batere.

Foto bulan: Pak Hendro Setyanto, observer

Labels:


Comments:
wah, kamu akhirnya isa bikin montase juga!! woooowww!! :D tapi keknya bulan yg pertama posisinya kebalik deh :P
 
Hehehe.. itu juga karena kamu sabar ngajari aku!!! :X Hah kebalik yak? Waduh, gak papa wis lah. sama buletnya kan? :P
 
Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

adopt your own virtual pet!
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from suryasenja. Make your own badge here.